Kamis, 10 Maret 2011

Brown Plant Hopper infestation to organic rice... Wereng Batang Coklat serang padi organik





be careful, when:

Brown Plant Hopper infestation to organic rice... Do nothing, (with common sense) Wait for the last seeds finding resistant one



Wait the last Galuh
(Tuesday, 03/08/2011)

Plot of the local varieties of paddy crops on mixed farms organic Galuh mini scale created by volunteers Biotani & Bahari Indonesia in Mingas Baru Klaten in Central Jawa not escape from a pest, Brown plant hopper (BPH). Grains remaining - a few dozen stem - will be tested in the next planting season - whether to resistance to BPH. In another side, high yielded varieties of paddy fields around (in between Chinese cemetery and dumped household garbage site) it had been attacked by these pests in early February 2011, even a lot of pests that enter into people's homes in the surrounding ... as experienced by residents of Bekasi Barat in West Jawa in August 2010; BPH attack quickly spread to several areas of rice production between January and April 2010 reached 3.18 million hectares; total land area of 12.02 million hectares of paddy crop in 2009, see: Tjahjadi (2010) Corporate Take Over the Seed. Booming Hybrid Rice for food safety? A paper prepared for the Institute of Global Justice. Jakarta, 19 September 2010.


Another fragrant rice variety, Cempo Wangi 2 months old (yet flowering stage) seems survived - plot of Galuh rice variety behind it.

Red & White
variety, Polaman both are local 1.5 months old, in another mini mixed gardening; also survived. It’s around 300 meters in the north of conventional farm.


photos: Riza VT & M. Rois


biotani@gmail.com



menunggu GALUH yang terakhi
r
(Selasa 08/03/2011)


Plot tanaman padi varietas lokal Galuh pada kebun campuran organik skala mini yang dibuat oleh relawan Biotani & Bahari Indonesia di Mingas Baru Klaten tak luput dari serangan hama Wereng Batang Coklat (WBC). Bulir padi yang tersisa - beberapa puluh tangkai - akan diuji pada musim tanam berikutnya - apakah akan resisten terhadap WBC. Lahan sawah padi unggul di sekitarnya, dekat pembuangan sampah dan kuburan Cina, sudah habis diserang hama tersebut pada awal Februari silam; bahkan banyak sekali hama WBC itu masuk ke dalam rumah-rumah penduduk di sekitarnya...

WBC masuk ke dalam rumah penduduk itu seperti yang dialami oleh penduduk Bekasi Barat pada bulan Agustus 2010. WBC mulai menyerang pada banyak kantung produksi beras di Jawa sejak periode Januari hingga April 2010 yang mencapai 3,18 juta hektar, total areal tanaman padi 12,02 juta hektare pada tahun 2009; lihat: Tjahjadi (2010) Corporate Take Over the Seeds. Booming Hybrid Rice For Food security? Makalah dipersiapkan untuk Institute Global Justice. Jakarta, 19 September 2010.
Cempo Wangi umur 2 bulan (belum memasuki tahap berbunga) tampak masih belum digasak WBC - plot Galuh di belakangnya.

Padi Merah-Putih dan Polaman yang umurnya 1,5 bulan belum parah terserang WBC, lokasinya sekitar 250 meter dari lahan sawah konvensional yang habis digasak WBC.


Foto: Riza VT & M. Rois


biotani@gmail.com



---o0o---

Tidak ada komentar: